SURO @ SOLO, NGIRING pit KEBO

kirab keluarga "Kyai Slamet" sebagai pusaka Keraton Surakarta

1. kirab keluarga "Kyai Slamet" sebagai pusaka Keraton Surakarta (sumber :http://siriou.wordpress.com/2009/12/)

Setiap malam 1 Suro yang menandai datangnya tahun baru Jawa, nyaris selalu dengan dibarengi dengan “Jamasan” (krama inggil), yang berarti memandikan, menyuci, membersihkan. Surakarta, selalu menjalankan tradisi jamasan pusaka yang secara urutan prosesi berupa pengambilan pusaka dari tempat penyimpanan, tirakatan, arak-arakan, jamasan. Keraton Surakarta memiliki pusaka unik berupa kerbau keluarga Kyai Slamet, yang selalu diarak juga dalam setiap prosesi jamasan Sura. Dalam prosesi jamasan ini diharapkan ke depan semoga mendapat keselamatan, perlindungan, ketenteraman.

bersama, sesepuh mengawali doa

2. bersama, sesepuh mengawali doa

prosesi jamasan

2. prosesi jamasan pit kebo

diamini bersama

3. diamini bersama

jamasan satu per satu onthel dari tetua kami

4. jamasan satu per satu onthel dari tetua kami

sepeda pusaka dari simbah dapat giliran dijamasi

5. sepeda pusaka dari simbah dapat giliran dijamasi, kalung kembang melati dan kanthil

Jamasan ala Sepeda Onthel Lawas Solo. Senin 6 Desember lalu, jamasan sepeda onthel dilakukan di tempat berkumpulnya keluarga SOLO di depan Balaikota. Tirakatan dimulai ketika dupa mulai disulut dan kembang setaman dituang ke dalam air sumur. Khidmat doa dipanjatkan masing-masing, dan dilanjut dengan memandikan sepeda dengan air kembang yang memang disediakan.

nggiring (pit) kebo, sebagai prosesi jamasan

6. nggiring (pit) kebo, sebagai prosesi jamasan

@ Gladag

7. @Gladag, dimana sifat keburukan ditanggalkan...

Bila jamasan pusaka Keraton mengarak Kerbau Kiai Slamet, maka kali ini kami menggiring “pit Kebo“, begitu masyarakat Solo mengebut sepeda onthel. arak-arakan sebagai salah satu prosesi, bersepeda berkeliling melewati jeron beteng Keraton Surakarta, Radjiman, Slamet Ryadi, Sudirman, dan kembali ke tempat dimulainya acara.

Semoga tahun berikutnya selalu tenteram, damai, diberkahi. Selamat tahun baru Jawa…

 

photo by : Rani Pratika (2-7 photos)

4 Responses to SURO @ SOLO, NGIRING pit KEBO

  1. sahidnugroho says:

    Ritual 1 Suro adalah heritage yang patut dijaga sebagai bentuk keprihatinan dan semangat orang Jawa dalam mensikapi datangnya tahun baru.

  2. sangat pantas juga solo / surakarta dikembalikan menjadi Daerah Istimewa Surakarta.
    ritual nya mantap

  3. Kanjenge says:

    Weleh,weleh,weleh………
    top markotop!

  4. doctor joel wallach says:

    Excellent website. Plenty of helpful info here.
    I am sending it to several friends ans also sharing in delicious.

    And certainly, thanks on your sweat!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 103 other followers

%d bloggers like this: