galery SOLO : Simplex Cycloide

lama sekali yang ditunggu akhirnya keluar juga…
sudah lama blog ini memang nyaris ga terjamah….
semoga update ke depan sepeda dari teman
SOLO bisa dinikmati juga oleh rekan onthel semua…
depan

depan

"S" lebih dekat

"S" lebih dekat

nomor seri-nyah

nomor seri-nyah

sistem rem depan

sistem rem depan

tromol depan

tromol depan

masih tromol depan

masih tromol depan

tromol belakang

tromol belakang

pompa, sadel terry, kunci gevov, caping gunung

pompa, sadel terry, kunci gevov, caping gunung

rem khas cycloide

rem khas cycloide

gir depan dan frame chain case

gir depan dan frame chain case

stop lamp belakang

stop lamp belakang

aksesoris bel kring-kring

aksesoris bel kring-kring

29 Responses to galery SOLO : Simplex Cycloide

  1. wong-cilik says:

    maaf kalo salah mohon dikoreksi, emblem depannya ngga kebalik ?

    kalo ngga salah tulisan simplex amsterdam di emblem S mengalir dari atas ke bawah…pd gambar dr bawah ke atas.

  2. Faj says:

    kelihatan betul deh mas cilik, pasang emblemnya S musti di balik, tapi tetap saja simplex yang cantik dan mengiurkan bagi saya pribadi.

  3. Andyt says:

    setuju pendapat dua rekan pengamat Simplex yang hebat. PR dari saya, hehehe (semoga tidak keberatan, dan mentang-mentang guru jadi memberi PR), coba di ‘gerayangi’ apakah pada bagian garpu belakang dan depan asli tidak terdapat cenilan sebagai dudukan rem karet, atau ada sisa bekas-bekasnya (biasanya terdapat ‘clepretan’ las kuningan yang masih tersisa, sebagai alat untuk melekatkan cenilan dengan garpu). Jika memang ada ya nggak apa-apa, kalau nggak ada juga nggak apa-apa, hanya memastikan saja apakah sepeda ini asli tromol ataukah rem karet, sebab nomer frame 23135 adalah buatan sebelum tahun 1935 sehingga kebanyakan dengan opsi rem karet. Tromol yang dipakai Cycloide tahun 1940-an menggunakan model dengan tuas melengkung dan panjang, serta menggunakan drat mirip pada Fongers tahun 1920-1940. Sedangkan tromol yang digunakan pada foto sepeda diatas adalah model buatan setelah Perang Dunia 2. Tapi itu juga nggak masalah menurut saya, artinya si pemilik sudah berusaha membangun Cycloide menurut pakemnya. Ini menjadi upaya yang layak dipuji.

    Sayang sekali nggak ditulis atau diceritakan bagaimana rasa kayuhannya, hehehe…tambahkan saja mas.. Suwun. Salam Simplexian!

  4. Andyt says:

    Nambahkan tentang emblem, sepertinya selain kebalik, emblem juga buatan lokal, sebab jika dibandingkan dengan yang asli, yakni di: http://www.rijwiel.net./simplexn.htm terlihat beda. Namun nggak apa-apa, dicarikan saja emblem orisinilnya Simplex, banyak kok. Terus ketika melakukan kelingan, lakukan dengan paku keling yang putih dan dibentuk ‘menthol’ (bhs Jawa untuk cembung)..

    Maaf kalau jadi merepotkan…maklum teramat mencintai Simplex.. hahaha

  5. gazelle tua says:

    maaf mas sekedar masukan biasanya dudukan untuk rem belakang baik tromol maupun jepit utk gazelle ma simplex biasanya nyatu dengan tube bagian bawah di atas braket ini kok nda ya apa ada model seperti ini gmn prof andyt?

  6. mantabbb bung simplex’s nye.!

  7. Andyt says:

    @ gazelle tua,
    mohon maaf saya nggak paham dengan yang dimaksud ‘nyatu dengan tube bagian bawah di atas braket’ jadi nggak bisa memahaminya. Namun menurut saya, tidak ada yang salah dalam memasang alur transmisi rem belakangnya pada Simplex di atas ini.

  8. mr.t says:

    hehe mau koment ke duluan pakar2 hahah..emblem dah pasti lokal dan kebalik..pertanyaan nya G tua itu maksudnya cenilan yg paten dudukannya persis dibawah pompa…diatas rumah as kayuhan, jadi bukan pake sistem adapter…kaya sepeda2 inggris….gt suhu…jelas kan he😀

  9. Niko says:

    di Solo masih banyak tu barang begituan…,
    Ayo keluarin semua biar pada tahu!

  10. Andyt says:

    mt T,
    Ada Simplex yang dudukan remnya di pipa post seat bawah menggunakan klem, ada juga yang model jalu (fixed). Sangat sulit menentukan kenapa ada yang seperti itu kenapa nggak, hanya dugaan saja bahwa kemungkinan ketika diproduksi dulu sepeda dengan klem bukan menggunakan opsi rem tromol atau rem karet, namun torpedo atau durrtrappen sehingga ketika dikemudian hari dipasangi rem tromol, maka diperlukan modifikasi tambahan dengan klem tersebut.

    Ini sama dengan kombinasi setang speciaal dengan rem tromol, harus ada modifikasi yakni menggeser lobang sebagai dudukan tarikan kawat di tepi kiri di plat U (tapal kuda), dan menambahi dengan plat seperti ‘Z’ lurus agar setang speciaal dan tromol sinergis optimal sebab kedua komponen (setang speciaal, dengan rem tromol) bukan berasal dari era yang sama (lihat gambar 4: Sistem Rem Depan).

  11. aMK says:

    Ditunggu koleksi lainnya kawan kawan Solo yang Mantaf Laennya…

  12. @ mas Niko + mas aMK : ok bos… satu-satu ya bos… ngantrinya biar ga bejubel di pintu masuk…

    @ mas andyt : informasi dari empunya sepeda memang ada beberapa hal yang menjadikan sepedanya menjadi seperti itu.
    antara lain. posisi tuas rem yang nempel di tromol terpaksa di pndah (depan dipake belakang dan sebaliknya, ini dikarenakan waktu ditemukan dengan posisi awal kampas ren dan tuas malah tidak bisa bekerja dengan baik, jadi terpaksa dipindah.

  13. handle rem pendem itu loh yang buat gedheg-gedheg

  14. ari susanto says:

    sulkan kentrung, setujuuuuuuuuuuuuuu

  15. MAS2..TOLONG KALAU ADA TROMOL SIMPLEX DPN-BLKNG AKU MAU..TLP 0271-630760,NUWUN

  16. Ronny SOLO says:

    Aku juga mau, banyak juga ngak masalah, Borongan apa lagi.

  17. GITO says:

    buat pembaca Blog ini saya punya simplex Cycloide masih original semua 100% dpt dilihat di fb saya atau lihat fisiknya langsung sown krmh saya matur nuwun….

  18. ipul says:

    mas gito tolong minta gambarnya dong………..ke cahayailahi99@gmail.com

  19. bobi says:

    om-om semua saya mau tanya, bedanya nomor seri dikiri sama dikanan apa ya?

  20. M LOEBIS says:

    simplex memang ok

  21. agoose says:

    mas, simplex yng ada pindahan gigi itu model ap y??sya punya tinggalan simbah…

  22. Yogi says:

    Mas Gito bisa kirim gambar simplex-nya ke email-ku. Thx.

  23. Yogi says:

    Mas Gito bisa kirim gambar simplex-nya ke email-ku yogic32@gmail.com. Thx.

  24. itonk says:

    membaca penjelasan dari mas andyt,menambah wawasan tentang cycloide,…..thanks mas andyit!

  25. saya setuju sama itonks

  26. achsanisme says:

    gak ada yang torpedo remnya ya ?
    punya saya torpedo

  27. solokomunitas says:

    next news pak, ditunggu saja dan stay tune di solokomunitas.wordpress.com

  28. […] Dengan Sepeda Plato 5 comments June 2011 2 fixie, gelora bermuda Solo 22 comments November 2010 3 galery SOLO : Simplex Cycloide 27 comments March 2009 4 FONGERS “INTERNATIO” D-55 KADO ULTAH DARI NENEK 22 comments […]

  29. baktii says:

    misiii om, saya pndatang baruu om.. mau nanya apa ada simplex cycloide buatan tahun 40-50an..thnks.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: