FONGERS “INTERNATIO” D-55 KADO ULTAH DARI NENEK

14 april 2010,
ada seorang teman kuliah, yang berulang tahun…

sehari setelahnya saya pun dapat kontak dari dia yang kurang lebih isinya, “Mas bantuin perbaiki sepeda dong, aku dapet kado sepeda dari nenek”.

dan setelah kulihat jeng….. jeng…..

sebuah sepeda fongers D55

penampakan utuh sepeda dames D55


emblem sepeda yang ini, bukan FONGERS, tapi INTERNATIO






hub roda depan F&S germany dengan 36 lubang jeruji



sisa transfer merk di mud guard belakang


nomor rangka 81790 (digit pertama agak kurang jelas)


peneng pajak sepeda Sukoharjo

Menurut cerita bapak teman saya, dulunya sepeda ini dibeli untuk adik beliau, setelah dipakai sekitar 2 bulan, sepeda ini mesti dibawa ke Semarang karena dipakai untuk berangkat sekolah. Setelah selesai sekolah, sepeda dibawa kembali ke Solo, lalu setelah itu disimpan di gudang 20 tahunan lebih. Dan seperti yang dilihat pada stiker peneng pajak sepeda, Fongers ini beredar di Solo, Sukoharjo dan Semarang. Waktu dibeli, Fongers ini memang tanpa kunci pengaman dan boncengan belakang dan yang menempel seperti terlihat di gambar adalah aksesoris yang dibeli sekian waktu setelah sepeda dibeli. Yang unik dari sepeda ini, emblem yang tertera di batang depan adalah emblem dengan tulisan INTERNATIO. Apakah ada teman-teman yang bisa menjelaskan hal ini?

Memang secara grade, D55 merupakan sepeda standart produk FONGERS tahun 1955an, tapi karena ini memiliki nilai sejarah bagi keluarganya. Dan dengan kondisi yang lumayan komplit, bolehlah…. Dan kata si empunya, akan digunakan beragkat ke kampus dari rumah, yang kurang lebih 45 menit perjalanan bersepeda.

Ini yang sangat diharapkan, kembalinya sepeda-sepeda yang masih tersimpan di gudang untuk kembali digunakan. Buat Lina, “Selamat ulang tahun dan kembali bersepeda…”

26 Responses to FONGERS “INTERNATIO” D-55 KADO ULTAH DARI NENEK

  1. wong-cilik says:

    dibersihkan aja biar tambah cakep….

    selamat ultah buat mbakina…

  2. diar says:

    cakeeeep…selamat dapat warisan dan titipan dari leluhur…jgn di jual,wariskan lagi pada anak cucu kita…selamat

  3. okidikarawang says:

    SELAMAT MAS,, SEPEDA YANG BUAGUSS…
    FONGERS POLL

  4. heri agusti says:

    buat lina : sepeda dari nenek, pakailah terus sampai Lina jadi nenek nenek, wariskan kembali kepada anak cucu Lina…..niscaya akan menjadi “harta karun” dikemudian hari
    selamat dan selamat atas karunia Illahi

  5. dian@SOLO says:

    film wilem dudok..yg slalu mengingatkan makna kesetiaan…cerita tentang ayah dan anak… Check it out…

  6. Dhony says:

    Hadiah tak ternilai harganya karena warisan keluarga dan original

  7. Wah, ini fongers dames tua, soalnya no frame-nya hanya 5 digit. Selamat mengkoleksi dan rawatlah baik2x…

  8. Ray says:

    kembaran punya saya nih jaga warisan leluhur ini

  9. raharjo says:

    velgnya mauuuuuuuuuuuuuuuuuuuuttt… :)

  10. dian@SOLO says:

    dari pesan yang disampaikan mr koopmans di flickr pada gambar terkait,

    andrekoopmans says:
    Dian, I also asked Mr. Rietveld, “Fongers-specialist” in Holland, but we both have never heard of “Internatio”.
    Maybe it is put on the bicycle later by an Indonesian company that repaired/rebuild old Fongers bicycles.
    Also in the old Fongers Archives the name “Internatio” is never mentioned.

    The bicycle looks like a normal good old Fongers to me….
    The name Internatio on the frame is put OVER the green striping, Fongers would never have done that, what says the old transfer that is left over on the back mudguard ? Fongers or Internatio ?

    sumber: http://www.flickr.com/photos/33627676@N07/4535607882/

  11. wilhemmina.blogspot.com says:

    yang penting enak di pandang dan dinaikin…heheheh..e

  12. duddy paskas says:

    buat mbak ina…happy b’day to u….sepeda yg cantik…rawat dan dibersihkan dr karat….kado yg luar biasa dr nenek tercinta buat cucu tersayang…..sukses ya…..

  13. motorbreath says:

    meskipun sepeda saya bukan fongers , mohon komentar anda sekalian untuk sepeda saya klik SEPEDA ONTHEL JENGKI

  14. marcopolo says:

    Sepeda fongers yg cantik , plat merk yg di pasang di pastikan bukan plat merk merk Fongers , seperti yg di sampaikan Broe Dian @ Solo melalui pendapat Mr.Koopman serta pakarnya Fongers Belanda Jos rieveld di atas adalah benar 100 % , selain itu bila melihat nomer framenya fongers jenis ini tidak memakai plat merk alias pake merk transfer / stiker.
    saran saja , sebaiknya plat merk di lepas karena membuat sepeda ini jadi rancu selain itu plat merk tsb bukan bawaan alias di pasang belakangan.
    Semoga memberi masukan buat semua.

    salam

    YUDI

  15. ajiex_donald says:

    mas mau nanyak tolong dong kasih info lo mo beli aksesoris spd lawas di slo blah mana ya……….?

  16. Aris Risjo says:

    Saya punya sepeda kaya’ gini D55 terpedo masih full ori. Cuma lampu blakangnya aja yang hilang.
    kalo ada temen temen yang mau hunting sepeda fongers kaya’ gini.. saya sering liat di penjual sepeda di PAsar Pedan Klaten. Penjuale namanya Babah-e orang mancungan Pedan

  17. Que Van Fongers says:

    betul, setuju jangan dijual, wariskan, wariskan, dan wariskan….aku akan datang suatu saat melihat sebuah kenangan yang tak dijual

  18. ran handayani says:

    heheheh…. wait for next september in this year…

  19. [...] solokomunitas.wordpress.com/2010/04/16/fongers-internatio… [...]

  20. [...] solokomunitas.wordpress.com/2010/04/16/fongers-internatio… [...]

  21. [...] bermuda Solo 22 comments November 2010 3 galery SOLO : Simplex Cycloide 27 comments March 2009 4 FONGERS “INTERNATIO” D-55 KADO ULTAH DARI NENEK 22 comments April 2010 5 launching bus wisata WERKUDARA, solo 3 comments April [...]

  22. momo says:

    sedherek2 onthelis sedaya numpang tanglet..,fongers apa memang ada yang seri WF mahkota..? posisi seri ada di keni depan bawah bag depan(tidak di samping…),hub rem biasa, spakbor lubang-lubang,ada bawaan cagak pompa di depan spakbor belakang. Foto ada di facebook Scooter_cooker’s “tolong pencerahanya…”

  23. solokomunitas says:

    W??? tahun 1940an system penomoran ada yg W, tapi cukup diikuti 4 atau 5 digit tanpa huruf kedua. huruf W sendiri keluaran thn 1953

    refensi http://www.fongers.net/modelnummering.htm

    mungkin ada referensi yg lain bisa menambahkan.. monggo..

  24. dudy says:

    fonger D 55 thn berapa dibuatnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 102 other followers

%d bloggers like this: