pak Aminin Hamid dari Aceh Timur, singgah di SOLO

Dalam usia 50 tahun tak kendur semangat buat mengayuh sepeda. Berangkat 4,5 bulan yang lalu semenjak Juli 2010 dari Peurreulak, Aceh Timur. Bertekad bersepeda dari Sabang sampai ke Merauke sebagai jawaban bila Aceh bisa kembali damai.

dari kiri ke kanan, pak Aminin, Dian, mas Didik

dari kiri ke kanan, pak Aminin, Dian, mas Didik

bersama keluarga besar Sepeda Onthel Lawas Solo

bersama keluarga besar Sepeda Onthel Lawas Solo

pak Aminin bercerita pengalamannya, kepada kami

pak Aminin bercerita pengalamannya, kepada kami

Banyak cerita mengenai perjalanan pak Aminin, dari tidur di pos penjagaan polisi, TNI, dan di sekretariat komunitas yang dilewatinya. Begitu juga pengalaman yang hampir selalu di ping pogn sewaktu meminta surat keterangan di kantor instansi pemerintah kota yang dilewatinya. Dan bagaimana rokok dan kopi yang selalu menyemangatinya setiap pagi tiba. Sampai cerita Tsunami yang menyeretnya sejauh 7km, yang terselamatkan dengan spring bed yang terapung. Berbekal tekad, bapak beranak satu ini menyusur Jawa melalui jalur selatan. Dan tiba di Solo Selasa, 7 Desember 2010.  Dan akan melanjutkan perjalanan menuju Pacitan, untuk melaksanakan Shalat hajat di tanah kelahiran SBY.

Semoga  tercapai cita-cita baiknya, dilindungi Tuhan sepanjang kayuhan sepedanya, diberikan kesehatan selama perjalanannya. Amieen buat pak Aminin…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: