test riding + reunion solo, 17 januari 2010

January 17, 2010

solo, 17 januari 2010

sebuah tulisan singkat dari apa yang telah terjadi hari ini. sepedaan hari ini memang sekedar have fun untuk mengulangi atau mengenang awal permulaan sebuah pertemanan antar onthelis. pagi ini memang saya dan alfin, seorang teman baru mau membalas kegagalan sabtu sore lalu untuk sepedaan di solo. diawali menyusuri slamet ryadi yang masih lengang, karena memang masih pagi benar, membayangkan tempo dulu sewaktu slamet ryadi belum dipenuhi kendaraan bermotor dengan pohon asem berjejer di sepanjang tepi rel kereta api yang melintas dari stasiun purwosari sampai stasiun solo kota (sangkrah)

lalu memasuki gerbang gladag keraton surakarta untuk dilanjutkan sedikit ke timur kota solo, melewati persawahan dan perkampungan yang sangat akrab dan akbut yang masih tebal. sayang fotonya diambil sambil nggoes sepeda, jadi sepedanya tidak tampak di gambar.

seperti jejalur yang beberapa tahun lalu kami lalui, kami blusukan kampung dan nyebrang kali beton. sungai yang ketika musim kemarau agak surut airnya, maka untuk menyebrang cukup dibuat jembatan bambu (jawa : sesek). dan biasanya kalau musim penghujan jembatan yang dipasang akan hanyut terbawa arus, dan untuk mencapai kampung seberang dialihkan dengan naik perahu.

saya menjadi berpikir, apa yang terjadi kalau nantinya di situ akan dibuat jembatan “beton” yang bener-bener beton. keunikan penyeberangan beton hilang. tidak ada lagi sapaan warga kampung yang berada di sekitar mulut gang dan berganti deru kendaraan yang mengalahkan sapaan akrab dari masyarakat.

lalu ngonthel kali ini berakhir ke pasar gede untuk sekedar menikmati pecel dan dawet pasar gedhe. wadhuh mantaaaap, komplit dah… Solo banget…

menembus gapura gladag alun-alun utara

menembus gapura gladag alun-alun utara

perahu yang akan membawa kami ke seberang

ganti moda roda...

nggoes di atas air neh

terima kasih pak...

reunian dengan bahana, mas denny, juga alfin...

catatan Dian ABS

Advertisements