onthel + jaladara = duet maut

March 23, 2013

 

Jaladara, kereta uap berbahan bakar kayu yang sekarang digunakan untuk mendukung pariwisata kota Solo, kembali di-launching. kali ini onthel menjadi cucuk lampah launching Jaladara tersebut

Advertisements

foto-foto “Ngonthel Ing Solo Gayeng 2012″ [02]

October 2, 2012

This slideshow requires JavaScript.

sumber : https://www.facebook.com/galeri.satuempatlima


gong xi fa cai

January 23, 2012


2011 anual report solokomunitas.wordpress.com

January 1, 2012


Crunchy numbers
In 2011, there were 20 new posts, growing the total archive of this blog to 79 posts. There were 173 pictures uploaded, taking up a total of 15mb. That’s about 3 pictures per week.

The busiest day of the year was June 4th with 235 views. The most popular post that day was Tampil Klasik Dengan Sepeda Plato.

The top referring sites in 2011 were:
– sepeda.wordpress.com
– sepedatua.com
– facebook.com
– kugowesonthelku.com
– sepedaonthel.com

Some visitors came searching, mostly for
– fixie solo,
– sepeda ontel,
– klithikan sepeda onthel,
– simplex cycloide, and
– sepeda onthel lawas solo.

Most visitors came from Indonesia. The United States & Malaysia were not far behind

These are the posts that got the most views in 2011. You can see all of the year’s most-viewed posts in your Site Stats.

1 Tampil Klasik Dengan Sepeda Plato 5 comments June 2011
2 fixie, gelora bermuda Solo 22 comments November 2010
3 galery SOLO : Simplex Cycloide 27 comments March 2009
4 FONGERS “INTERNATIO” D-55 KADO ULTAH DARI NENEK 22 comments April 2010
5 launching bus wisata WERKUDARA, solo 3 comments April 2011

finally, we say sorry if many mistakes in me and thanks fully for all apreciations who given from all visitors and contributors. we no say good bye, but see you in 2012.

admin solokomunitas.wordpress.com


snap shot the other side – De Oude Fiets @ SOLO

August 3, 2011

This slideshow requires JavaScript.

another side untuk acara De Oude Fiets di kota Solo, bersama rekan-rekan Sepeda Onthel Lawas Solo.
yang digelar dari tanggal 23-27 Juli 2011 di Bentara Budaya, Balai Soedjatmoko.


[SOLO] Nganter Finalis Putra Putri Solo

August 11, 2009

Solo, 08 Agustus 2009

Sabtu yang panas, tetapi jadi reda ketika mbak-mas finalis  putra putri Solo 2009 ikut bersepeda berboncengan untuk menerima pembekalan materi budaya dengan berkeliling ke beberapa obyek di Solo,

Senyumannya yang manis dan ehmmmm..ditebar sepanjang jalan setiap bertemu dengan setiap warga Solo…

Ada yang agak canggung naik sepeda lawas, tapi lama-lama jadi biasa… Coba saja mbak-mas putra putri Solo ini memang naik sepeda di setiap harinya, bisa jadi juga duta sepeda di kota Solo nantinya.

Monggo mas… mbak…. digenjoootttt

dan finalis Putra Putri Solo 2009″] dan finalis putra putri solo 2009″]foto bareng [SOLO] dan finalis putra putri solo 2009
pembekalan dari korlap

pembekalan dari korlap

mas...caranya nggenjot sepeda gimana seeeehh??

mas...caranya nggenjot sepeda gimana seeeehh??

di sentra pembuatan blangkon, kampung serengan, solo

di sentra pembuatan blangkon, kampung serengan, solo

masih di serengan

masih di serengan

di pagelaran, keraton surakarta

di pagelaran, keraton surakarta

jangan lupa anak istri di rumah maaaas

jangan lupa anak istri di rumah maaaas

no. urut 7.... no hape????

no. urut 7.... no hape????

kayak balap onthel

kayak balap onthel

berita terkait:

Finalis PPS 2009 pun ngangsu kawruh

http://www.solopos.co.id/sp_search_detail_tamu.asp?id=280322


From Solo with Sepeda Onthel

May 30, 2009

oleh : Cisilia Perwita Setyorini pada 30-01-2009

Melawan pemanasan global dengan sepeda onthel! Itulah salah satu niat mulia komunitas Sepeda Onthel Lawas Solo (SOLO), sebuah komunitas pencinta sepeda tua yang didirikan Agustus tahun lalu.
Bergabung dalam komunitas tersebut sedikit banyak memang bisa mengurangi penggunaan bahan bakar fosil. Apalagi jika ngonthel dijadikan kebiasaan sehari-hari, implikasinya cukup berarti dalam mengurangi suhu panas bumi.
Dalam rangka menyambut kunjungan Paguyuban Onthel Djokdja (Podjok) dan untuk mengakrabkan antaranggota, komunitas SOLO pada Sabtu-Minggu (24-25/1) lalu menggelar acara berkeliling Kota Solo dengan tak lupa berwisata kuliner.
Sekitar 150 komunitas pencinta sepeda kuno ngonthel menuju Kompleks Manahan menikmati sarapan sederhana dengan alunan musik siteran. Kemudian ke Taman Balekambang  Menikmati taman yang asri sembari memanggil menjangan di taman dengan sebutan Gazelle.

Perjalanan dilanjutkan ke Taman kota Monumen 45 Banjarsari yang semula adalah Villa Park Belanda yang terletak di dekat Stasiun Balapan Solo, Pasar Legi, Mangkunegaran, Kestalan dan Stabelan. Tempat yang sangat erat kaitan dalam perjalanan sejarah di Kota Bengawan.

Dari sekian onthelis (pengguna sepeda onthel) ada satu yang menjadi perhatian lantaran memodifikasi sepedanya dengan berbagai pernak-pernik yang kental dengan nilai tradisi. Dia bernama Ngamin asal Madiun. Di sepedanya tergantung beberapa klunthung sapi dan juga bel dor yang biasa ada pada dokar. “Sepeda saya modifikasi supaya kental dengan nilai etnik tradisinya,“ ucap Ngamin yang ngonthel dari Madiun sampai Solo selama 12 jam.

Sementara itu, Dian ABS, Ketua SOLO mengatakan tujuan dari dibentuknya komunitas ini salah satunya adalah untuk menyikapi global warming. “Juga untuk mengampanyekan sepeda di masyarakat, menikmati romantisme klangenan masa lalu.”

Dian menambahkan untuk menjadi anggota komunitas ini cukup mudah tidak harus memiliki sepeda onthel tetapi harus suka dengan sepeda onthel dan concern dengan budaya.

Sementara itu salah satu anggota SOLO menuturkan keinginannya masuk dalam komunitas ini lantaran kecintaannya pada sepeda onthel lawas. “Dari dulu memang suka dengan sepeda kebo. Karena nyaman, santai dan tidak terlalu cepat dan juga lebih bersahabat dengan lingkungan.” (Cisilia Perwita Setyorini)

 

 

sumber:

http://harianjoglosemar.com/index.php?option=com_content&task=view&id=32893

berita terkait:

http://podjok.com/index.php/2009/01/26/liputan-podjok-wisata-onthel-solo-2009/